Ini merupakan tulisan “dilema” pertama saya dan kedepannya saya akan terus menulis seputar dilema karena hidup ini memang pilihan. Cukup sulit juga mencari ide buat saya tulis pertama kali di blog ini. Setelah pikir sana pikir sini, browsing sana browsing sini, akhirnya saya memutuskan untuk memulainya dengan sebuah dilema “ngeblog atau tidak ngeblog?”
OK. Ada begitu banyak tutorial, tips dan trik, panduan-panduan seputar ngeblog dan lain-lain yang bisa kita temukan di internet. Tapi tidak banyak yang telah menjawab sebuah pertanyaan penting “Mengapa harus ngeblog?”. Sebelum melakukan sesuatu tentu kita punya niat atawa maksud atawa tujuan, tidak terkecuali dalam ngeblog. Setidak-tidaknya kita harus punya alasan yang cukup jelas.
Tentu setiap orang punya konsep ngeblog yang berbeda. Ada yang ngeblog sekadar sebagai hobi, ada juga yang menjadikan blog sebagai buku “diari”, ataukah ngeblog untuk menuangkan ide-ide, atau untuk mencari rezeki alias berbisnis online lewat blog, dan seterusnya.. dan seterusnya.
Tapi btw, apa sih blog itu?
Blog pertama kali dicetuskan tahun 1997, yang merupakan singkatan dari Web logs. Blog pada dasarnya adalah sebuah jurnal di website – sebuah publikasi kronologis dan rutin tentang ide-ide atau pikiran-pikiran. Blog merupakan sebuah media dimana anda menuliskan tentang topik apa saja secara kontinyu. Postingan, yang biasanya diupdate setiap hari atau beberapa kali dalam sepekan, selalu tertata dengan urutan kronologis. Postingan terbaru akan muncul di urutan teratas diikuti dengan postingan sebelumnya. Dan tujuan yang lebih penting dari sebuah blog adalah menjadi sebuah medium untuk komunikasi dua-arah (yakni melalui komentar).
Kita kembali ke pertanyaan tadi “mengapa ngeblog?” Bukankah sudah ada forum-forum online, newsletter, email, dan lain-lain? Memang banyak cara atau pilihan yang bisa kita gunakan untuk mencapai maksud-maksud kita dalam ngeblog, tetapi blog jadi pilihan karena banyak hal berbeda yang diberikan oleh blog dibanding media lainnya. Dan ini pula lah yang membuat popularitas blog meroket selama beberapa tahun terakhir.
Mari kita simak!
1. Blog jauh lebih interaktif. Pemilik blog dapat melihat hasil postingannya secara langsung, karena postingan ini muncul secara simultan setelah diterbitkan. Tulisan juga tidak harus dimoderasi dulu seperti pada forum-forum online, dimana tulisan bisa dihapus tanpa pemberitahuan. Lebih banyak kebebasan dalam blog, tulisan-tulisan akan selalu diterima apapun konten atau topiknya (asal jangan melanggar TOS penyedia blog aja, hehehe).
2. Blog mudah dimanaje dan sangat mudah untuk memulai ngeblog serta tidak memakan biaya (kecuali biaya internet yah, apalagi yang main di warnet, hehehe). Tinggal daftar, pilih template, atur widget, tulis, langsung jadi tuh blognya. Mulai dari anak-anak sampai nenek-nenek tidak akan kesulitan untuk memulai ngeblog.
3. Blog adalah “Makanan yang ramah search Engine.” Search engine (mesin pencari) sangat suka blog, karena kontennya yang berubah secara rutin setiap hari. Search Engine secara konstan “mencari” konten baru, dan blog sangat memenuhi persyaratan ini. Tentu ini merupakan kabar yang baik bagi anda yang mencoba mangais rezeki dari ngeblog, dengan mendatangkan lebih banyak pengunjung ke blog anda.
4. Blog sangat menyenangkan! Aspek entertainment dari sebuah blog tidak bisa dikesampingkan. Sebuah tulisan/postingan akan ditanggapi dengan pro dan kontra sehingga diskusi bisa berlangsung “panas” dan menarik. Kecuali kalau yang punya blog malas balas komentar atau mengabaikan komentar pengunjung begitu saja, yah….. berarti salah satu tujuan blog itu sendiri sudah tidak terpenuhi.
5. Banyak blog yang bisa disindikasi. Sindikasi merupakan cara yang sangat baik untuk memastikan bahwa tulisan dan ide-ide anda menjangkau banyak pembaca. Ini semakin menambah ramai seni ngeblog.
6. Tidak perlu merasa khawatir tentang spam, penyusup, hacker, cracker, broker, joker, … apalagi yah, hehehe. Inilah salah satu alasan mengapa begitu banyak penulis dan penerbit yang telah beralih ke blog.
7. Blog itu ekonomis. Tidak ada biaya server, kecuali jika anda ingin punya domain dan hosting sendiri untuk blog anda, tetapi itupun harganya cukup terjangkau. Ada juga beberapa blog yang mengenakan biaya bagi pembaca tetapi ada pula yang membayar penulis untuk memposting tulisan.
8. Blog mendukung pendidikan. Cukup banyak blog-blog pendidikan dan blog-blog informatif yang ada sekarang ini yang mencakup berbagai subjek ilmu pengetahuan.
Kini blog sudah ibarat buih di lautan, mulai dari blog pribadi, blog komersial, politik, pendidikan, jurnalistik, dan seterusnya… dan seterusnya…. telah turut meramaikan dunia blog. Saya sendiri sudah mulai ngeblog, lalu bagaimana dengan anda? blogdetik.com masih bersedia menampung ide-ide dan pikiran-pikiran anda
.
Karena hidup ini memang pilihan, jadi pilih yang mana, ngeblog atau nggak yah?